This is default featured slide 1 title

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam. blogger theme by BTemplates4u.com.

This is default featured slide 2 title

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam. blogger theme by BTemplates4u.com.

This is default featured slide 3 title

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam. blogger theme by BTemplates4u.com.

This is default featured slide 4 title

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam. blogger theme by BTemplates4u.com.

This is default featured slide 5 title

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam. blogger theme by BTemplates4u.com.

Pengetahuan atau Kebenaran

Pengetahuan atau Kebenaran
Pengetahuan atau Kebenaran
Pengetahuan atau kebenaran? Pertanyaan ini sedikit nyeleneh bagi sebagian dari otak kiriku. Pengetahuan itu apakah selalu memuat kebenaran ataukan tidak selamanya pengetahuan itu sebuah kebenaran atau mengungkap sebuah kebenaran. jika Pengetahuan itu adalah segala sesuatu yang diketahui dari awal tidak mengetahui adalah sebuah kebenaran. lalu bagaimana jika pengetahuan itu memiliki nilai yang salah. Masihkah pengetahuan itu dapat disebut sebagai pengetahuan yang benar. Ataukan pengetahuan tentang sesuatu yang bernilai salah itu adalah pengetahuan salah atau benar. Jika iyya apakah sesungguhnya kebenaran itu dan apakah sesungguhnya kebalikan dari sebah kebenaran.

Pengetahuan dan kebenaran seperti dua hal yang tidak dapat dibedakan, dimana pengetahuan sesungguhnya adalah merupakan sesuatu yang benar, dalam makna bahwa pengetahuan itu adalah sesuatu yang bersesuaian dengan kondisi yang sebenarnya. Jika demikian pengetahuan itu tak bebas nilai?. Sebagai illustrasi jika dulu seseorang tidak mengetahui bahwa "Si A pencuri" hingga ditemukan data dan fakta yang akurat bahwa Si A benar-benar pencuri. Apakah pengetahuan tentang Si A pencuri adalah pengetahuan yang salah? Karena pengetahuan "Si A Pencuri" adalah sesuatu yang negatif. Ataukah pengetahuan tentang "Si A Pencuri" adalah pengetahuan yang benar?, karena kita telah mengetahui dengan benar bahwa "Si A itu Pencuri". 
Pengetahuan dan kebenaran ataukah pengetahuan dan kebenaran. Masih tanda tanya.

Lomba Seo

Loba seo arti kata butta salewangang seru juga. postingan yang paling seru sebenarnya ada di sini di arti kata butta salewangang. liat aja kalo tidak percaya. heheheh

Daftar Literatur Pendidikan

 Berikut daftar pustaka untuk dijadikan literatur untuk menulis masalah kependidikan.
  1. Abdullah, S. 1995. Birokrasi dan Pembangunan Nasional: Studi Tentang Peranan Birokrasi dan Implementasi Program-Program Pembangunan di Sulawesi Selatan. Disertasi tidak diterbitkan. U. Pandang: PPs Unhas.
  2. Abdurrachman, H. A. 1969. Leadership (Teori Pengembangan & Filosofi Kepemimpinan Kerja). Jakarta:  Dinas Latihan Jabatan LAN.
  3. Abdurrahman, H., Pengelolaan Pengajaran, Ujung Pandang Fak. Tarbiyah IAIN Alauddin, 1990
  4. Abu Ahmadi dan Ahmad Rohani. Bimbingan Konseling Belajar. Jakarta: Rineka Cipta. 1991.
  5. Abu-Duhou, Ibtisam. 2002. School Based Management (Manajemen Berbasis Sekolah). Terjemahan oleh  Noryamin dkk. Jakarta: Logos
  6. Abustam,  I. 1991. Kualitas Kekaryaan Guru, Suatu Tuntutan untuk Meningkatkan Kualitas Sumberdaya Manusia. Makalah yang Disampaikan pada Seminar Pendidikan di Kota Palopo, 9 Maret 1991.
  7. Abustam, Idrus HM, et al. 1996. Pedoman Praktis Penelitian dan Penulisan Karya Ilmiah. Ujungpandang : Lembaga Penelitian IKIP.
  8. Abustam, Idrus HM, et al. 1996. Pedoman Praktis Penelitian dan Penulisan Karya Ilmiah. Ujungpandang : Lembaga Penelitian IKIP.
  9. Abustam, Idrus HM, et al. 2002. Pedoman  Penyusunan  Tesis dan Desertasi. Ujung Pandang: Program Pascasarjana IKIP Ujungpandang.
  10. Abustam, Idrus HM, et al. 2002. Pedoman  Penyusunan  Tesis dan Desertasi. Ujung Pandang : Program Pascasarjana IKIP Ujungpandang.
  11. Adjid, D. 1985. Pedesaan dalam Pembangunan Pertanian Berencana. Bandung: Orba Sakti.
  12. Ahanadi, Abu. 1985. Pengantar Metodik Deduktif Untuk Guru dan Calon Guru. Bandung : Tarsito.
  13. Ahmad Sangidu Menjalin Komunikasi dengan Anak, Artikel Majalah Nasehat Perkawinan dan Keluarga, Edisi tahun XIV No.175, Jakarta. . 1987.
  14. Akbar, Ali. Dr. Merawat Cinta Kasih. Jakarta : Pustaka Antara, 1981.
  15. Al Abrasyi, Muh. Athiyah. Prof. Dr. Dasar–Dasar Pokok Pendidikan Islam. Diterjemahkan oleh Bustami A. Gani Djohar Bahri LIS. Cet. II Jakarta : Bulan Bintang, 1974.
  16. Al Syaibany, Omar Mohammad Al Toumy. Filsafat Tarbiyah  Al Islamiyah. Alih Bahasa Dr. Hasan Langgulung dengan judul “Falsafah Pendidikan Islam” Cet. I: Jakarta : Bulan Bintang, 1979.
  17. Al-Abrasyi, Muhammad Athiyah. Al-Tarbiyah Al-Islamiyah. Diterjemahkan Bustami A. Gani dan Djohar Bahry. 1987 Jakarta: Bulan Bintang.
  18. Al-Abrasyi, Muhammad Athiyah. Al-Tarbiyah Al-Islamiyah. Diterjemahkan Bustami A. Gani dan Djohar Bahry. 1987 Jakarta: Bulan Bintang.
  19. Alam, Sei Dt. Tombak. 2002. Ilmu Tajwid Populer. Jakarta: Bumi Aksara.
  20. Alhadza. 1986. “SIVA (Stability, Integrity, Voluntarism and Achievement.” Program. Online.(http://www.Depdiknas.go.id/inlink.php?). Diakses 15 November 2004
  21. Ali, Muhammad. Penelitian Kependidikan Prosedur dan Strategi. Bandung: Angkasa. 1985.
  22. Ali, Muhammad.. Guru dalam Proses Belajar Mengajar,  Bandung: Sinar Baru; 1992
  23. Al-Maraghi, Ahmad Mustafa. 1974. Tafsir al-Maraghy. Tanpa Penerbit.
  24. Al-Maraghi, Ahmad Mustafa. 1974. Tafsir al-Maraghy. Tanpa Penerbit.
  25. Al-Syaibany, Oemar Muhammad  Al-Toumy. Falsafah al Tarbiyah al-Islamiyah, Diterjemahkan oleh Hasan Langgulung. 1979. Jakarta: Bulan Bintang.
  26. Anoraga, Pandji. 1998. Psikologi Kerja. Jakarta: Rineka Cipta.
  27. Anwar, M.I. 1987. Kepemimpinan Dalam Proses Belajar Mengajar. Bandung: Angkasa.
  28. Arifin, H,M., Pokok Pikiran tentang Bimbingan dan Penyuluhan Agama. Jakarta: Bulan Bintang. 1997.
  29. Arifin, HM. 1991. Ilmu Pendidikan Islam. Jakarta; Bumi Aksara.
  30. Arikunto, Suharsimi, Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan,Cet. XIII; Jakarta: Bumi Aksara, 1997
  31. Arikunto, Suharsimi, Prosedur Penelitian (Suatu Pendekatan Praktek) Cet. VIII; Jakarta: Rineka Cipta, 1992
  32. Arikunto, Suharsimi. 1990. Manajemen Pengajaran Secara Manusiawi. Jakarta: Bumi Aksara.
  33. Arikunto, Suharsimi. 1999. Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.
  34. Arikunto, Suharsimi. 2002. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: Rineka Cipta.
  35. Asshiddiqie, Jimly, 1998. Pembinaan Minat Baca. Disajikan pada Kongres Bahasa Indonesia VII. Jakarta
  36. Atmosudirdjo. 1984. Beberapa Pandangan Umum tentang Pengambilan Keputusan. Jakarta : Ghalia Indonesia.
  37. Azra, Azyumardi. 2002. Paradigma Pendidikan Nasional: Rekonstruksi dan Demokratisasi. Jakarta: Kompas.
  38. Bafadal, Ibrahim. 1992. Supervisi Pengajaran: Teori dan Aplikasinya dalam Membina Profesional Guru. Jakarta: Bumi Aksara.
  39. Bafadal, Ibrahim. 2002, Peluang  dan Tantangan Manajemen Berbasis Sekolah. Makalah. Disajikan pada Konfrensi Nasional Manajemen Pendidikan. Jakarta 8-10 Agustus.
  40. Bafadal, Ibrahim. 2003. Peningkatan Profesionalisme Guru Sekolah Dasar. Jakarta: Bumi Aksara.
  41. Bafadal, Ibrahim. 2003a. Manajemen Perlengkapan Sekolah: Teori dan Aplikasinya. Jakarta: Bumi Aksara.
  42. Bafadal, Ibrahim. 2003b. Peningkatan Profesionalisme Guru Sekolah Dasar: Dalam Kerangka Manajemen Peningkatan Mutu Berbasis Sekolah. Jakarta: Bumi Aksara.
  43. Bafadal, Ibrahim. 2003c. Manajemen Peningkatan Mutu Sekolah Dasar: Dari Sentralisasi Menuju Desentralisasi. Jakarta: Bumi Aksara.
  44. Bahnan, Abu Bakar. 2003. Hubungan Antara Kemampuan Membaca Al-Qur’an dengan Prestasi Belajar Siswa di Kabupaten Gowa. Tesis. Tidak diterbitkan. Makassar, UNM.
  45. Balitbang Dikdasmen. 2004. “Manajemen peningkatan Masa Depan.” Program. Online. (http://www. Depdiknas.go.id/inlink.php? /MBS%20/Didaktika). Diakses 25 Desember 2004.
  46. Barlian Somad. Drs. Beberapa Persoalan Pendidikan Islam. Cet. I; Bandung : PT. Al-Ma’arif, 1981.
  47. Barnadib,I. 1982 . Filsafat Pendidikan Islam. Yogyakarta : Studyng.
  48. Barto, dkk. 1997. Kaitan Antara Indeks Prestasi dengan Etos Kerja Dosen IKIP Surabaya : Surabaya Lembaga Penelitian IKIP Surabaya.
  49. Bimo Walgito. Pengantar Psikologi Umum. Yogyakarta: Andi Offset. . 1989
  50. Bintaha, Mulyadi. 2003. Kualitas Kekaryaan Guru Sekolah Dasar di Kabupaten Majene. Makassar. Tesis Magister. Program Pascasarjana UNM.
  51. BPS Kabupaten Selayar. 2002. Kabupaten Selayar Dalam Angka 2002. Makassar. UD. Agung
  52. Budiarjo,A. 1987. Kamus Psikologi. Semarang : Dahara Prize
  53. Conyers, Diana. 1984. Perencanaan Sosial di Dunia Ketiga Suatu Pengantar. Terjemahan oleh Susetiawan, S.U., Affan Gafar. Yogyakarta: Gajah Mada University Press.
  54. Dahlan, Aisya. Ny. Membina Rumah Tangga Bahagia dan Peran Agama Dalam Rumah Tangga. Jakarta : PT. Jamunu, 1969.
  55. Damin, Sudarman. 2003. Agenda Pembaharuan Sistem Pendidikan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
  56. Danim, Sudarwan. 2002. Inovasi Pendidikan Dalam Upaya Peningkatan Profesionalisme Tenaga Kependidikan. Bandung: Pustaka Setia.
  57. Dapartemen Pendidikan dan Kebudayaan, Kamus Besar Bahasa Indonesia Cet. I; Jakarta: Balai Pustaka, 1988
  58. Darajat, Zakiah . Pembinaan Jiwa/Mental. Cet. IV; Jakarta : Bulan Bintang, 1974.
  59. Darajat, Zakiah . Pendidikan Agama Dalam Kesehatan Mental. Cet. III; Jakarta : Bulan Bintang, 1982.
  60. Darajat, Zakiah. Ilmu Jiwa Agama. Jakarta : Bulan Bintang, 1970.
  61. Darajat, Zakiah. Kesehatan Mental.  Cet. XI; Jakarta : Gunung Agung, 1983
  62. Darajat, Zakiah. Peranan Agama Dalam Kesehatan Mental. Cet. III; Jakarta : Gunung Agung, 1983.
  63. Darajat, Zakiyah, 1974. Pendidikan Jiwa/Mental, Jakarta: Bulan Bintang,
  64. Darajat, Zakiyah, 1974. Pendidikan Jiwa/Mental, Jakarta: Bulan Bintang,
  65. Darma, Agus. 1995. Manajemen Perilaku Organisasi: Pendayagunaan Sumber Daya Manusia. Jakarta: Erlangga
  66. Depag RI. 2001. Modul dan Model Pelatihan Pengawas Pendais. Dirjen Bimbaga Islam. Jakarta
  67. Departemen Agama RI . Filsafat pendidikan Islam. Proyek Pembinaan Prasarana dan Sarana Perguruan Tinggi Agama / IAIN di Jakarta Direktorat Jenderal Kelembagaan Agama Islam. Jakarta, 1981
  68. Departemen Agama RI . Pedoman Guru Agama. Proyek Pengembangan Sistem Pendidikan Islam. Jakarta : t. p., 1978.
  69. Departemen Agama RI, 1984. Al-Qur’an dan Terjemahannya. Surabaya: Jaya Sakti
  70. Departemen Agama RI, 1984. Al-Qur’an dan Terjemahannya. Surabaya: Jaya Sakti
  71. Departemen Agama RI. 2003. Kurikulum Sekolah Menengah Atas (SMA) GBPP Pendidikan Agama Islam. Jakarta. Dirjen Pembinaan Kelembagaan Islam.
  72. Departemen Agama RI. Al-Qur’an dan Terjemahannya. Proyek Pengadaan Kitab Suci Al-Qur’an, Jakarta : 1985.
  73. Departemen Pendidikan Nasional Indonesia, 2000, “Program Pembangunan Nasional (propernas 2000-2004) Pembangunan Pendidikan.” Program. Online. (http://www.Depdiknas.go.id/inlink.php?/program/propernas). Diakses 2 Maret 2004.
  74. Departemen Tenaga Kerja RI. 2002. Situasi Tenaga Kerja dan Kesempatan Kerja Di Indonesia.  Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.
  75. Depdikbud. 1994. Petunjuk Teknis Program Kejar Paket B setara SLTP.
  76. Depdikbud. 1996. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Edisi Kedua. Jakarta: Balai Pustaka
  77. Depdikbud. 1996. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Edisi Kedua. Jakarta: Balai Pustaka
  78. Depdikbud. 1999. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta :  Balai Pustaka.
  79. Depdikbud. 1999. Perangkat Monitoring Evaluasi Pendidikan Menengah Kejuruan. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Proyek SMK
  80. Depdiknas, Undang-Undang tentang Sistem Pendidikan Nasional dan Peraturan Pelaksanaannya, Sinar Grafika,  Cet. III , 1993
  81. Depdiknas, Undang-Undang tentang Sistem Pendidikan Nasional dan Peraturan Pelaksanaannya, Sinar Grafika,  Cet. III , 1993
  82. Depdiknas. “Program Pembangunan Nasional (propernas 2000-2004) Pembangunan Pendidikan.” Program. Online. (http://www.
  83. Depdiknas.go.id/inlink.php?/program/propernas). Diakses 2 Maret 2004.  2000.
  84. Dharma Agus, 1985. Manajemen Prestasi Kerja. Jakatra : CV. Rajawali.
  85. Direktoral Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama, Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah. 2002a. Manajemen Peningkatan Mutu Berbasis Sekolah: Konsep Dasar. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.
  86. Direktoral Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama, Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah. 2002b. Manajemen Peningkatan Mutu Berbasis Sekolah: Rencana dan Program Pelaksanaan. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.
  87.  Direktoral Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama, Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah. 2002c. Manajemen Peningkatan Mutu Berbasis Sekolah: Panduan Monitoring dan Evaluasi. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.
  88. Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah, 2002. Panduan Umum Dewan Pendidikan dan Komite Sekolah. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.
  89. Direktorat Taman Kanak-Kanak dan Sekolah Dasar, Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah. 2001. Partisipasi Masyarakat. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.
  90. Echols, John M. 1990. Kamus Bahasa Inggris (et al 18 ). Jakarta :  PT. Gramedia.
  91. Effendi. O. U. 1977. Kepemimpinan dan Komunikasi. Bandung: Alumni.
  92. Engkoswara, Dasar-Dasar Methodologi pengajaran, PT. Bina Aksara, Jakarta, 1984
  93. Fahmi, Mustafa. Kesehatan Jiwa Dalam Keluarga, Sekolah Masyarakat. Alih bahasa DR. Zakiah Daradjat. Jilid III; Jakarta : Bulan Bintang, 1977.
  94. Fattah, N. 2003. Landasan Manajemen Pendidikan. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
  95. Fattah, Nanang. 1996. Landasan Manajemen Pendidikan. Bandung :  PT. Remaja Rosdakarya.
  96. Fattah, Nanang. 2000. Ekonomi dan Pembiayaan Pendidikan. Bandung :  PT Remaja Rosdakarya.
  97. Fattah, Nanang. 2003. Landasan Manajemen Pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya.
  98. Flippo, B.E. 1998. Manajemen Personalia (terjemahan Masud, Moh.). Jakarta Erlangga.
  99. Frans, V. 1989. Etika Umum. Yogyakarta: Andi
  100. Gaffar, M.F. 1995. Status Pengelolaan Satuan Pendidikan, Antara Kenyataan dan Harapan. Makalah Pada Temu Ilmiah Nasional Manajemen di Padang.
  101. Geertz, Clifford. The Interpretation Of Cultures, Basic Book New York: Publisher Inc
  102. Gibson, dkk. 1997. Organisasi (Perilaku, Stuktur, Proses). Jild I, Edisi ke 8 (Alih Bahasa : nunuk Adriani). Jakarta : Bina Rupa Aksara.
  103. Gibson, Ivancevich, Donnelly. 1997. Organisasi, Perilaku, Struktur, Proses. Jilid 1. Jakarta: Binarupa Aksara
  104. Gibson, James, L Invacevich John M, dan Donnely, James H. 1993. Organisasi dan Manajemen: Perilaku Struktur dan Proses (alih bahasa Djoerben  Wahid ). Jakarta: Erlangga
  105. Gitosudarmo, Indriyo. 1990 . Prinsip Dasar Manajemen. Yogyakarta: BPFE
  106. Gomes, F.Cardoso. 2000. Manajemen Sumber Daya Manusia. Yokyakarta: Andi Ofset
  107. Hadi, Sutrisno, Metodologi Research, Cet. XXVII; Yogyakarta: Andi Offset, 1994
  108. Hadijah Salim. Rumah Tangga Teladan. Cet. II, Bandung : PT. Al-Ma’arif, 1979.
  109. Hadiyanto, Mencari Sosok Desentralisasi Manajemen Pendidikan di Indonesia, Jakarta; Rineka Cipta; 2004
  110. Hajar, Ibnu. 1996. Dasar-Dasar Metodologi Penelitian Kuantitatif dalam Pendidikan. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
  111. Hamalik, Oemar. 1991. Perencanaan dan Manajemen Pendidikan. Bandung: CV. Mandar Maju.
  112. Hamid, Abu. 1993 Etos Kerja dan Partisipasi Masyarakat Dalam Pembangunan (Suatu Sorotan Dari Segi Nilai Sosial Budaya). Jakarta : Laknas-LIPI
  113. Hamijdojo, Santoso. S. 2002. Kesiapan Masyarakat dalam Mendukung Implementais SBM. Disajikan pada Konfrensi Nasional Manajemen Pendidikan. Jakarta 8-10 Agustus.
  114. Handayaningrat, Soewarno. 1993. Pengantar Studi lmu Administrasi dan Manajemen . Jakarta: CV. Haji Mas Agung
  115. Handayiningrat, Soewarno. 1995. Pengantar Studi Ilmu Administrasi dan Manajemen. Jakarta; Raja Grafindo Persanda.
  116. Handoko, Hani. 1985. Manajemen Personalia dan Sumber Daya Manusia Yogyakarta:  Liberty.
  117. Handoko, Hani. 1994. Prestasi atau Kinerja Dipengaruhi oleh Berbagai Faktor. Jakarta: Grafindo Persada.
  118. Handoko, T. Hani. 1999. Manajemen. Yogyakarta: BPFE
  119. Hasbi, Muhammad. 2004. Pengaruh Motivasi dan Kualitas  Kekaryaan Terhadap Kinerja Guru SMU Negeri  di Kabupaten Barru. Tesis Magister. Program Pascasarjana UNM.
  120. Hasibuan, Malayu. 2003. Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Bumi Aksara.
  121. Hasibuan, Malayu S.P. 1999. Organisasi dan Motifasi (Dasar Peningkatan Produktivitas). Jakarta : Bumi Aksara.
  122. Hasibuan, Malayu S.P. 2003. Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta :   Bumi Aksara.
  123. Hersey, Paul and Blanhard,Kenneth H.1982. Manajemen of Organization Behavior, Utilizing Human  Resource 4th. Ed. New Jersey: Engleword Cliffs. Printice-Hill Inc
  124. Heryawati, B. 2002. Pengaruh Kepemimpinan Kepala Sekolah Terhadap Etos Kerja Guru di SMK  YPLP PGRI 1 Makassar. Makassar: Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Makassar
  125. Imron, Ali. 1995. Kebijaksanaan Pendidikan di Indonesia: Proses, Produk dan Masa Depannya. Yogyakarta: Bumi Aksara.
  126. Imron, Ali. Kebijaksanaan Pendidikan di Indonesia: Proses, Produk dan Masa Depannya. Yogyakarta: Bumi Aksara. 1995.
  127. Indrafachrudi. S. dkk. 1986. Pengantar Kepemimpinan Pendidikan. Surabaya: Usaha Nasional.
  128. Irawan, P. dkk. 1997. Manajemen Sumber Daya Manusia.  Jaka STIA-LAN.
  129. Irmansyah, Mamat R. 1987. Ilmu Administrasi dan Managemen. Bandung: Armico
  130. Ishak, Baego, Evaluasi Pendidikan Ujung Pandang: Fakultas Tarbiyah IAIN Aladdin, 1996
  131. Ishak, Baego, Evaluasi Pendidikan Ujung Pandang: Fakultas Tarbiyah IAIN Aladdin, 1996
  132.             Jakarta .
  133. Jalal Fasli, 2001. Perspektif Pendidikan Luar Sekolah dan Pemuda dalam
  134. Jalal,Abdul Fatah,1988. Azas-Azas Pendidikan Islam,terjemahan,Herry Noer Ali, cetakan I, Bandung diponegoro.
  135. Kadariyah, 1991 Analisa Pendapatan Nasional. Jakarta : Ghalia Indonesia.
  136. Kahar, Mas’ud Hasan Abdul, dkk, Kamus Ilmiah Pengetahuan Populer, Bandung: Bintang Pelajar, t.th.
  137. Kartono, Kartini, 2002. Pemimpin dan kepemimpinan. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.
  138. Kartono, Kartini. 1992. Pemimpin dan Kepemimpinan. Jakarta: Pt. Raja Grafindo
  139. Kartosapoetra, G. 1987. Administrasi Perusahaan  Industri. Jakarta: Bumi  Aksara
  140. Karya Anda. Kamus Populer Internasional. PO. Box : Surabaya, t. th.
  141. Keating. C. J. 1986. Kepemimpinan Teori dan Pengembangannya (Terjemahan). Yogyakarta: Kanisius.
  142. Kelley. H.H. 1976. Attibution Theoryin Social Psyckology Nebraska, Symposiumon Mativation. Lincoln: Universityof Nebraska Press
  143. Kerlinger, F.N. 1993. Asas-asas Penelitian Behavioral. Terjemahan Koesoemanto.Yogyakarta: Gadjah Mada University Press
  144. Kerlinger, Fred N. 2002. Asas-asas Penelitian Behavioral. Jakarta: Gajah Mada University Press..
  145. Koontz, Harold / Cyril O’Donnell dan Heinz Weihrich. 1996. Manajemen. Jakarta: Erlangga
  146. Kossen. S. 1986. Aspek Manusia dalam Organisasi.  Jakarta: Erlangga.
  147. Kusrini, St. dkk. Keterampilan Dasar Mengajar, Malang: Fakultas Tarbiyah; 2005
  148. Laila, Siti. 2001. Pengaruh Pembinaan Kemampuan Mengajar dari Kepala Sekolah Terhadap Etos Kerja Guru di SMU Negeri Surabaya. Surabaya: Program Magister IKIP
  149. Langgulung, Hasan. 1988. Asas-Asas Pendidikan Islam. Jakarta Pustaka al-Husna.
  150. Lateiner. A. F. 1961. Teknik Kepemimpinan Pegawai dan Pekerja (Terjemahan). Jakarta: Jayasakti.
  151. Lingrew, Henry. 1976. Educational Psychology in The Classroom. Toronto : John Wiley & Sons.
  152. M. Arifin. ED. Hubungan Timbal Balik Pendidikan Agama di Lingkungan Sekolah dan Keluarga. Jakarta : Bulan Bintang, 1978.
  153. M. Jafar. Beberapa Aspek Pendidikan Islam. Surabaya : Al-Ikhlas, 1982.
  154. M. Junaidi Coon. Drs. Arah Sasaran dan Tujuan Pendidikan. (Suatu Tinjauan Analisa), t.t p.: t.p., t. th.
  155. M. Sastra Praja. Kamus Istilah Pendidikan dan Umum. Surabaya : PT. Nasional, 1981.
  156. Ma’ruf Nur, Faried. Menuju Keluarga Bahagia dan Sejahtera. Cet. I; t. p., 1980.
  157. Maidin, Nasir. 1993. Kemampuan Siswa Membaca Al-Qur’an pada SMA di Kabuaten Pinrang. Tesis. Tidak diterbitkan. Makassar, IAIN.
  158. Maidin, Nasir. 1993. Kemampuan Siswa Membaca Al-Qur’an pada SMA di Kabuaten Pinrang. Tesis. Tidak diterbitkan. Makassar, IAIN.
  159. Manangkasi, 1998 . Statistik Terapan. FIP. IKIP . Ujung Pandang
  160. Mangkunegara, Prabu, Anwar. 2000. Manajemen Sumber Daya Manusia Perusahaan. Bandung : remaja Rosdakarya.
  161. Manullang, M. 1994. Pedoman Praktis Pengambilan Keputusan. Yokyakarta: BPFE.
  162. Mappanganro, 1996. Implementasi Pendidikan Islam di Sekolah, Ujung Pandang: Yayasan Ahkan,
  163. Mar’at, 1982. Sikap  Manusia, Perubahan dan Pengukurannya. Jakarta: Ghalia Indonesia
  164. Marimba, D. Ahmad. Pengantar Filsafat Pendidikan Islam. Bandung : PT. Al-Ma’rif, 1983.
  165. Med. Ahmad Ramli. Kamus Kedokteran. Jakarta : PT. Sap Dodadi, t.th.
  166. Moekijat. 1984. Kamus Manajemen.  Bandung: Alumni
  167. Moenir, H.A.S. 2001. Manajemen Pelayanan Umum di Indonesia. Jakarta: PT. Bumi Aksara.
  168. Mubiyarto dan Kartodirjo. S. 1989. Pembangunan  Pedesaan di Indonesia. Jakarta. Liberty.
  169. Muhaimin, MA dan Abd Madjid, Pemikiran Pendidikan Islam. Kajian Filosofis dan Kerangka Dasar Operasionalnya, Cet  I; Bandung: Triganda Karya, 1993
  170. Mukijat. Pengawasan Efektif. Bandung: Angkasa. 1990.
  171. Mulyadi Guntur Waseso, Drs. 1986 Psikologi   Sosial.   Yogyakarta : PT Hamidita
  172. Mulyasa, E 2003. Kurikulum Berbasis Kompentensi . Bandung: PT. Remaja Rosda Karya.
  173. Mulyasa, E., 2002. Manajemen Berbasis Sekolah. Bandung: PT. Remaja Rosda Karya.
  174. Mulyasa, E., 2005.Menjadi Guru Profesional, Meciptakan Pembelajaran Kreatif dan Menyenangkan. Bandung: PT. Remaja Rosda Karya.
  175. Mulyasa, E., Manajemen Berbasis Sekolah. Bandung: PT. Remaja Rosda Karya. 2003.
  176. Munawir, Ahmad warson. 1997. al-Munawir – Kamus Arab Indonesia. Surabaya: Pustaka Progressif.
  177. Munawir, Ahmad warson. 1997. al-Munawir – Kamus Arab Indonesia. Surabaya: Pustaka Progressif.
  178. Muzakir, Abdul Kahar., Moh. Ichsan dan Tjahdjanuli Domai. 1999. “Pengaruh Keterlibatan Masyarakat Terhadap Pelaksanaan Program Pembangunan Masyarakat Terpadu.” Wacana No. 2, hlm. 12-23.
  179. Nasution, J.U. dkk. 1981. Minat Membaca Sastra SMA Kelas III Jakarta: Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa Departemen Pendidikan dan Kabudayaan
  180. Nasution, J.U. dkk. 1981. Minat Membaca Sastra SMA Kelas III Jakarta: Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa Departemen Pendidikan dan Kabudayaan
  181. Nasution, S. 1986. Didaktik Azas-Azas Mengajar: Bandung: Yanmars..
  182. Nasution, S. 1986. Didaktik Azas-Azas Mengajar: Bandung: Yanmars..
  183. Nawawi, Hadari, dan Hadari, Martini, M. 1993. Kepemimpinan yang Efekthif, Yogyakarta : Gadjah Mada University Press
  184. Nawawi, Hadari. 1995. Organisasi Sekolah dan Pengelolaan Kelas. Jakarta  : Gunung Agung
  185. Nawawi, Hadari. 1997. Manajemen Sumber Daya Manusia untuk Bisnis yang Kompetitif. Yokyakarta: Gajah Mada University Press.
  186. Ngalim Purwanto. Psikologi Pendidikan. Jakarta: Rineka Cipta. 1992.
  187. Nitisemito, AS 1982. Manajemen Personalia(Manajemen Sumber Daya Manusia). Jakarta : Ghalia Indonesia.
  188. Nitisemito, AS 1996. Manajemen Suatu Dasar dan Pengantar. Jakarta : Ghalia Indonesia.
  189. Nurdani Sarjono Bimo. Membina Keluarga Sejahtera. Cet. III; Jakarta: Biro Perencanaan Motivasi BKKBN, 1973.
  190.            Otonomi Daerah( makalah) Makassar.
  191. Pamudji. 1985. Pembinaan Perkotaan di Indonesia. Jakarta: Bumi Aksara.
  192. Pamudji. S. 1992. Kepemimpinan Pemerintah di Indonesia. Jakarta: Bumi Aksara.
  193. Pidarta, Made. 1992. Pemikiran Tentang Supervisi Pendidikan Jakarta : Bumi Aksara.
  194. Pidarta, Made. Landasan Kependidikan. Jakarta: Rineka Cipta; 1997
  195. Poerbakawatja, Soegarda, H. A. H. Harahap. Enseklopedia Pendidikan. Jakarta: Gunung Agung, 1981.
  196. Poerwadarminta W.J.S Kamus Umum Bahasa Indonesia, Jakarta: Balai Pustaka. 1987.
  197. Poewadarminto. 1990. Kamus Umum Bahasa Indonesia.  Jakarta : Balai Pustaka.
  198. Pohan, Rusdin, dkk, 1992. Profil Kemampuan Baca Tulis Al-Qur’an Siswa SMTA di Aceh Thesis. Tidak Diterbitkan Aceh. P3M IAIN Ar-Raniry..
  199. Pohan, Rusdin, dkk, 1992. Profil Kemampuan Baca Tulis Al-Qur’an Siswa SMTA di Aceh Thesis. Tidak Diterbitkan Aceh. P3M IAIN Ar-Raniry..
  200. Prayitno dan Amri. Dasar-dasar Bimbingan dan Konseling. Jakarta: Rineka Cipta. t.th.
  201. Punagi, Andi. 1998. Bingkisan Budaya Sulawesi Selatan. Ujung Pandang : Yayasan Kebudayaan Sulawesi Selatan.
  202. Purbawakatja, Soegarda. 1981. Ensiklopedia Pendidikan. Jakarta: Gunung Agung.
  203. Purbawakatja, Soegarda. 1981. Ensiklopedia Pendidikan. Jakarta: Gunung Agung.
  204. Purnomo Sigit, 1983. Ekonomi II. Jakarta : Depdikbud
  205. Purwanto N. 1984.Psikologi Pendidikan. Bandung :PT. Remaja Rosdakarya.
  206. Purwanto, Ngalim. 1999. Administrasi dan Supervisi Pendidikan. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
  207. Rahayu. A. 1990. Praktek Manajemen Pendidikan SMA Swasta di Jawa Barat dan Pengaruhnya terhadap Hasil Belajar Siswa. Bandung: Lembaga Penelitian IKIP.
  208. Rahima, 1989. Suatu Analisa Terhadap Kemampuan Membaca Al-Qur’an di Kalangan Siswa Menengah Pertama Negeri Amparita Kabupaten Sidenreng Rappang. (Penelitian) Pare-Pare.
  209. Rahima, 1989. Suatu Analisa Terhadap Kemampuan Membaca Al-Qur’an di Kalangan Siswa Menengah Pertama Negeri Amparita Kabupaten Sidenreng Rappang. (Penelitian) Pare-Pare.
  210. Rahman, M.Asfah. 1991. Kualitas Kekaryaan Guru Sekolah Dasar, Studi Kasus Guru SD di Tiga Desa Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa. Makassar :  Pusat  Penelitian  IKIP.
  211. Ratno, 1993. Pengolahan Data Statistik dengan Program Stats Versi 2,6. bandung : UNPAD
  212. Reja Mudyarahardjo, dkk., Dasar-Dasar Kependidikan. Jakarta: Rineka Cipta. 1994.
  213. Robbins, Stephen P. 1993. Organizational Behavior. Concepts Controvertion, and Applications. New Jersey. Engleword Cliffs. Printice-Hill Inc.
  214. Robbins, Theresia. “Kepemimpinan Pendidikan Abad 21”. Program. Online. (http://www1bpkpenabur.or.id/jurnal/01/086-093.pdf.) Diakses 2 Nopember 2004.
  215. Roestiyah NK, Masalah-Masalah Ilmu Keguruan, PT. Bina Aksara, Cet I, 1986
  216. Rosyada, Dede. 2004. Paradigma Pendidikan Demokratis, Sebuah Model Pelibatan Masyarakat dalam Penyelenggaraan Pendidikan . Jakarta: Kencana.
  217. Rosyada, Dede. Paradigma Pendidikan Demokratis, Sebuah Model Pelibatan Masyarakat dalam Penyelenggaraan Pendidikan. Jakarta: Kencana. 2004.
  218. Rosyada, Dede. Paradigma Pendidikan Demokratis, Sebuah Model Pelibatan Masyarakat dalam Penyelenggaraan Pendidikan . Jakarta: Kencana. 2004.
  219. Sabardi,Agus. 1997. Pengantar Manajemen. Yogyakarta. UPP AMP YKN
  220. Sadeli. J. M. 1996. Kepemimpinan dan Kerjasama Tim. Makalah dalam Konvensi Nasional Pendidikan Indonesia III. Ujungpandang. : IKIP.
  221. Saleh, Abdul Rahman. 2004. Psikologi Suatu Pengantar dalam Persfektif Islam. Jakarta: Prenada Media
  222. Saleh, Abdul Rahman. 2004. Psikologi Suatu Pengantar dalam Persfektif Islam. Jakarta: Prenada Media
  223. Saleh, Abdurrahman,, Psikologi Pendidikan Suatu Pengantar Dalam Persfektif Islam, Jakarta: Kencana, 2004
  224. Salusu, J. 1996. Pengfambilan Keputusan Stratejik untuk Organisasi Publik dan Organisasi Nonprofit. Jakarta: PT. Gramedia Widiasarana Indonesia.
  225. Salusu. J. 1996. Pengambilan Keputusan Stratejik untuk Organisasi Publik dan Organisasi Nonprofit. Jakarta: PT. Gramedia Widiasarana Indonesia.
  226. Santoso, Singgih. 2003. Masalah Statistik dengan SPSS Versi 11.5. Jakarta: Elex Computindo
  227. Santoso, Singgih. 2003. Masalah Statistik dengan SPSS Versi 11.5. Jakarta: Elex Computindo
  228. Santoso, Singgih. 2003. Masalah Statistik dengan SPSS Versi 11.5. Jakarta: Elex Computindo
  229. Sardiman, AM. Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: CV. Rajawali. 1986.
  230. Sardiman. 1988. Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta:  CV. Rajawali.
  231. Sardiman. 2000. Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta:  PT. Raja Grafindo Persada.
  232. Sardiman. 2000. Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta:  PT. Raja Grafindo Persada.
  233. Sayid Sabiq. Anasirul Quwwah Fil Islami. Alih Bahasa Drs. Haryono dan S. Yusuf dengan judul “Unsur-Unsur Dinamika Dalam Islam”. Cet. I; Jakarta : PT. Intermasa, 1981.
  234. Schein, edgar, H. 1983. Psikologi Organisasi. Jakarta : Pustaka Binaman Pressindo
  235. Shihab, Quraisy. 1999. Membumikan Al-Qur’an Fungsi dan Peran Wahyu dalam Kehidupan Masyarakat. Bandung, Mizan.
  236. Shihab, Quraisy. 1999. Membumikan Al-Qur’an Fungsi dan Peran Wahyu dalam Kehidupan Masyarakat. Bandung, Mizan.
  237. Siagian P, Sondang. 1989. Filsafat Administrasi. Jakarta. CV. Masagung.
  238. Siagian P, Sondang. 2001. Kerangka Dasar Ilmu Administrasi. Jakarta. PT. Rineka Cipta.
  239. Siagian, Sondan P 2002b. Kiat Meningkatkan Produktivitas Kerja. Jakarta: Rineka Cipta
  240. Siagian, Sondan P. 1989. Filsafat Administrasi. Jakarta: PT. Toko Gunung Agung.
  241. Siagian, Sondan P. 2001a. Kerangka Dasar Ilmu Administrasi. Jakarta. PT. Rineka Cipta.
  242. Siagian, Sondan P.2004c. Teori Motivasi dan Aplikasinya. Jakarta: Rineka Cipta
  243. Siagian, Sondang P. 1989. Teori Motivasi dan Aplikasinya. Jakarta: Bina Aksara.
  244. Siagian, Sondang P. 1989. Teori Motivasi dan Aplikasinya. Jakarta: Bina Aksara.
  245. Siagian. S. P. 1977. Filsafat administrasi. Jakarta: Gunung Agung.
  246. Siagian. S. P.. 1988. Teori dan Praktek Pengambilan Keputusan. Jakarta: CV. Haji Mas Agung.
  247. Siagian. S. P.. 1991. Teori dan Praktek Kepemimpinan. Jakarta  : Rineka Cipta.
  248. Siahan. Henri N. Peran Ibu-Bapak dalam mendidik Anak. Bandung: Angkasa. 1986.
  249. Siahan. Henri N. Peran Ibu-Bapak dalam mendidik Anak. Bandung: Angkasa. 1986.
  250. Sihombing umberto, 2001. Pendidikan Luar Sekolah Masalah, Tantangan dan Peluang. Jakarta : CV. Wirakarsa.
  251. Sinungan, Muchdarsyah. 2003. Produktivitas, Apa dan Bagaimana. Jakarta: PT. Bumi Aksara
  252. Siswanto, Bedjo. 1990. Manajemen Modern. Bandung : Sinar Baru
  253. Sjihabuddin, Achmad, dan Arselan Harahap (ed). 1998. Pembangunan Administrasi di Indonesia. Jakarta. LP3S.
  254. Slamet, Y. 1989. Konsep-Konsep Dasar Partisipasi Sosial. Yogyakarta: PAU-SS-UGM.
  255. Slameto , 1999. Evaluasi Pendidikan . Jakarta : PT. Bumi Aksara
  256. Slameto, 2003. Belajar dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta. Rineka Cipta.
  257. Slameto, 2003. Belajar dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta. Rineka Cipta.
  258. Sodomo .M, 1989. Pendidikan Luar Sekolah Kearah Pengembangan Sistem             Belajar Masyarakat : Jakarta P2LPTK.Ditjen Dikti Depdikbud.
  259. Soetopo, Hidayat, 2002, Desentralisasi Manajemen Pendidikan dan Profesionalisme dalam Rangka Otonomi Daerah. Disajikan pada Konfrensi Nasional Manajemen Pendidikan, Jakarta 8-10 Agustus.
  260. Soewartoyo (ed). 2003. Persepsi Masyarakat Terhadap Desentralisasi Pendidikan (Studi Kasus Kota Manado). Jakarta. Pustaka Sinar Harapan dan PPK LIPI.
  261. Soewartoyo (ed). Persepsi Masyarakat Terhadap Desentralisasi Pendidikan (Studi Kasus Kota Manado). Jakarta. Pustaka Sinar Harapan dan PPK LIPI. 2003.
  262. Soewartoyo (ed). Persepsi Masyarakat Terhadap Desentralisasi Pendidikan (Studi Kasus Kota Manado). Jakarta. Pustaka Sinar Harapan dan PPK LIPI. 2003.
  263. Soewondo, Soetinah. 1982. Pengaruh Minat Pada Siaran TVRI Terhadap Prestasi Belajar Siswa Kelas II KMUP. Tesis, Tidak Diterbitkan  Jakarta. IKIP..
  264. Soewondo, Soetinah. 1982. Pengaruh Minat Pada Siaran TVRI Terhadap Prestasi Belajar Siswa Kelas II KMUP. Tesis, Tidak Diterbitkan  Jakarta. IKIP..
  265. Stoner, James A. F. 1996. Manajemen. Jilid 1. Jakarta: PT. Prenhallindo.
  266. Stoner, James A.F. and Freeman Edward R. 1989. Management. New Jersey: Engleword Cliffs.  Printice-Hill Inc.
  267. Sudarsono,Juwono, 1998. Dampak Krisis Ekonomi Terhadap Dunia Pendidikan. Jakarta : Warta Berita RRI jam 19.00 WIB, 23 September 1998.
  268. Sudjana, Nana. 2000. Dasar-dasar Proses Belajar-Mengajar (Cet. Kelima). Bandung : PT. Sinar Baru Algensindo.
  269. Sugiyono, 2001. Metode Penelitian Administrasi. Bandung: Alfabeta.
  270. Sugiyono. 1997. Metode Penelitian Administrasi. Bandung :Alfabeta
  271. Sugiyono. 2001. Metode Penelitian Administrasi. Bandung: Alfabeta.
  272. Sugiyono. Metode Penelitian Administrasi. Bandung. CV. Alfabeta. 1999.
  273. Sugiyono. Metode Penelitian Administrasi. Bandung: Alfabeta. 2001.
  274. Suhartin, Cara Mendidik dalam keluarga Masa Kini. Jakarta: Bharata Karya Aksara. 1984.
  275. Suhartin, Cara Mendidik dalam keluarga Masa Kini. Jakarta: Bharata Karya Aksara. 1984.
  276. Sulaiman, Fatih Hasan. 1984. Mazahib al Tarbiyah Bahtzun Fi al-Mazahabi al-Tarbawiyyi. Inda al-Gazaly. Kairo.
  277. Sulaiman, Fatih Hasan. 1984. Mazahib al Tarbiyah Bahtzun Fi al-Mazahabi al-Tarbawiyyi. Inda al-Gazaly. Kairo.
  278. Surya Moh. Pengantar Bimbingan dan Penyuluhan. Jakarta: Universitas Terbuka. 1994.
  279. Suryabrata, Sumardi. 2002. Psikologi Pendidikan. Jakarta: Rajawali.
  280. Suryabrata, Sumardi. 2002. Psikologi Pendidikan. Jakarta: Rajawali.
  281. Suryadi, Andi. 1988. Pengantar Manajemen. Bandung: Armico
  282. Suryosubroto, B, Dasar-Dasar Psikologi untuk Pendidikan di Sekolah, Jakarta, Prima Karya, 1988.
  283. Suryosubroto, B, Dasar-Dasar Psikologi untuk Pendidikan di Sekolah, Jakarta, Prima Karya, 1988.
  284. Sutarto. 1991. Dasar-Dasar Kepemimpinan Administrasi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press
  285. Sutaryadi. 1993. Administrasi Pendidikan. Penerbit Usaha Nasional. Surabaya.
  286. Suwardi. E. 1982. Aspek-Aspek Kepemimpinan dalam Manajemen Operasional. Bandung : Alumni.
  287. Syah, Muhibbin. 1999. Psikologi Pendidikan dengan Pendekatan Baru (Cet. Keempat). Bandung : PT. Remaja Karya.
  288. Syah, Muhibbin. Psikologi Pendidikan dengan Pendekatan Baru. Bandung: Remaja Rosdakarya. 1999.
  289. Syah, Muhibbin.. Psikologi Pendidikan dengan Pendekatan Baru. Bandung: Remaja Rosdakary, 1999.
  290. Syamsi S.U, Ibnu.  Pokok-Pokok Organisasi dan Manajemen.  Jakarta: Rineka Cipta
  291. Syamsi, Ibnu. 1994. Pokok-pokok Organisasi dan Manajemen. Jakarta: PT. Rineka Cipta
  292. Tafsir, Ahmad, Metodologi Pengajaran Agama Islam Cet. I; Bandung: Remaja Rosdakarya Offset, 1995
  293. Tafsir, Ahmad, Metodologi Pengajaran Agama Islam Cet. I; Bandung: Remaja Rosdakarya Offset, 1995
  294. Tafsir, Ahmad. 1992. Ilmu Pendidikan dalam Persfektif Islam. Bandung: Remaja Rosda Karya.
  295. Tafsir, Ahmad. 1992. Ilmu Pendidikan dalam Persfektif Islam. Bandung: Remaja Rosda Karya.
  296. Tasmara. 1993. Ethos Kerja Pribadi Muslim. Jakarta: Jamiatul Ma’rat
  297. Terry, G. R dan L, W, Rue. Dasar-Dasar Manajemen. Terjemahan oleh G.A. Ticoalu. 1996. Jakarta: Bumi Aksara.
  298. Thalib M, Tanggung Jawab Orang Tua terhadap Anakanya, Cet. IV ; Jakarta : Al- Qausar 1992
  299. Thoha, Miftah. 1996 Kinerja Dipengaruhi Oleh Faktor Motivasi. Yogyakarta. BPFE.
  300. Thoha, Miftah. 1996. Perilaku Organisasi. Konsep Dasar dan Aplikasinya. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada
  301. Thoha, Miftah. 2002. Perilaku Organisasi,Konsep Dasar dan Aplikasinya. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.
  302. Thoha. M. 1991. Persepktif Perilaku Birokrasi (Dimensi-dimensi Prima Ilmu Administrasi Negara Jilid II). Jakarta  : PT. Rajawali.
  303. Thoha. M.. 2000. “Landasan Manajemen pendidikan di indonesia.” Program. Online.(http://www.Depdiknas.go.id/inlink.php?/program/jurnal). Diakses 15 November 2004
  304. Tilaar, HAR. 2000, Paradigma Baru Pendidikan Nasional. Jakarta: PT. Rineka Cipta.
  305. Tilaar, HAR. 2001. Beberapa Agenda Reformasi Pendidikan Nasional. Dalam Persfektif abad 21. Magelang: Indonesia Tera.
  306. Tilaar, HAR. 2003. Manajemen Pendidikan Nasional. Bandung: Remaja Rosda Karya.
  307. Tilaar, HAR. Manajemen Pendidikan Nasional. Bandung: Remaja Rosda Karya. 1999.
  308. Tilaar, HAR. Paradigma Baru Pendidikan Nasional. Jakarta: PT. Rineka Cipta. 2000.
  309. Tiro, Muhammad Arif. 2000. Analisis Korelasi dan Regresi. Makassar : Badan Penerbit Universitas Negeri Makassar.
  310. Tjiptono, Fandy. 1997. Prinsip-Prinsip Total Quality Service. Yogyakarta: Andi.
  311. Tjokrowinoto, Moelyarto. 1996. Pembangunan: Dilema dan Tantangan. Yogyakarta  : Pustaka Pelajar.
  312. Tolla, Ismail. 2002. Profesionalisme Guru, Makalah. Disampaikan pada Seminar di Kabupaten Soppeng, 2002.
  313. Totoatmodjo, Soekidjo. 1998. Pengembangan Sumber Daya Manusia. Jakarta : Rineka Cipta.
  314. Trimo, Soejono. 1984. Analisis Kepemimpinan. Bandung: Angkasa
  315. Umar Hasyim, Anak Shaleh (Cara Mendidik Anak Dalam Islam). Surabaya: PT. Bina Ilmu, 1983.
  316. Undang-Undang No. 20 Tahun 2003. Tentang Sistem Pendidikan Nasional. dan Peraturan Pelaksanaannya. Bandung: Citra Umbara.
  317. Undang-Undang No. 20 Tahun 2003. Tentang Sistem Pendidikan Nasional. dan Peraturan Pelaksanaannya. Bandung: Citra Umbara.
  318. Undang-Undang Republik Indonesia No. 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Bandung: Citra Umbara.
  319. Usman Moh. Uzer. 2000. Menjadi Guru Profesional. Bandung: Remaja Rosdakarya.
  320. Vebrianto,ST 1985. Masalah-masalah Pendidikan di Indonesia. Jogyakarta:              Perpustakaan IKIP Jogyakarta.
  321. Wahjosumidjo. 1987. Kepemimpinan  dan Motivasi. Jakarta: Ghalia Indonesia
  322. Wahjosumidjo. 2001. Kepemimpinan Kepala Sekolah; Tinjauan Teoritik dan Permasalahannya. Jakarta: Rajawali Pers
  323. Wahjosumidjo. 2003. Kepemimpinan Kepala Sekolah. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.
  324. Wibawa, Basuki. 2002. Partisipasi Masyarakat Potret Tahun Kedua di Era Otonomi Pendidikan, Disajikan pada Konfrensi Nasional Manajemen Pendidikan, Jakarta 8-10 Agustus.
  325. Winardi. Tanpa Tahun. Pengantar Ilmu Manajemen (Suatu Pendektan Sistem). Bandung: Nova
  326. Winarno Surachmad.  tanpa tahun.  Metode pengajaran Nasional. Bandung :          Jemmars.
  327. Wirawan S., Sarlito. Psikologi Remaja. Cet. V, Jakarta: Rajawali Pers, 2000.
  328. Wirawan S., Sarlito. Psikologi Remaja. Cet. V, Jakarta: Rajawali Pers, 2000.
  329. WJS. Poerwadarminta. Kamus Umum Bahasa Indonesia. Cet. V; jakarta: PN. Balai Pustaka, 1983.
  330. Yunus, Mahmud. 1976-1985. Metodik Khusus Bahasa Arab (Bahasa Al-Qur’an). Jakarta: al-Hidayah.
  331. Yunus, Mahmud. 1976-1985. Metodik Khusus Bahasa Arab (Bahasa Al-Qur’an). Jakarta: al-Hidayah.
  332. Yunus, Mahmud. Prof. Kamus Arab Indonesia. Yayasan Penyelenggara Penterjemah/Penafsir Al-Qur’an Jakarta, 1973.
  333. zahera. 1993. Pembinaan Yang Dilakukan Kepala Sekolah dan Etos Kerja Guru Sekolah Dasar. Jurnal Ilmu Pendidikan, Jilid 5, No 2 Mei.Undang-Undang No. 20 Tahun 2003. Sistem Pendidikan Nasional.Jakarta : Departemen Pendidikan Nasional RI.
  334. Zuhairini, dkk. 1983. Metodik Khusus Pendidikan Agama. Surabaya: Usaha Offset.

Pengantar Model Pembelajaran

Peraturan Pemerintah No. 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan;  menegaskan bahwa pendidikan Nasional harus memenuhi standar Nasional Pendidikan yang meliputi : 1) Standar isi, 2) Standar proses, 3) Standar kompetensi lulusan, 4) Standar pendidik dan tenaga kependidikan, 5) Standar sarana dan prasarana, 6) Standar pengelolaan, 7), Standar pembiayaan, 8) Standar penilaian pendidikan.
 Dalam standar proses; dinyatakan bahwa Proses pembelajaran pada tingkat satuan pendidikan diselenggarakan secara interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif, serta memberi ruang lingkup yang cukup bagi prakarsa, kreativitas, dan kemandirian sesuai dengan bakat, minat, dan perkembangan fisik serta psikologis peserta didik.
Secara umum pembelajaran mempunyai dua karakteristik, yaitu : pertama, dalam proses pembelajaran melibatkan proses mental peserta didik secara maksimal, bukan hanya menuntut peserta didik sekedar mendengar, mencatat, akan tetapi menghendaki aktivitas peserta didik dalam proses berpikir. Kedua, dalam pembelajaran membangun suasana dialogika dan proses tanya jawab yang diarahkan untuk memperbaiki dan meningkatkan kemampuan berpikir peserta didik yang pada gilirannya membantu peserta didik untuk memperoleh pengetahuan yang mereka konstruksi sendiri.
Belajar secara umum adalah proses manusia memperoleh berbagai pengetahuan, skill, dan perilaku/attitude dan nilai-nilai yang dimulai sejak bayi sampai dewasa.
Proses pembelajaran di kelas adalah proses yang kompleks, interaktif, dan setingnya dinamis. Teori belajar diharapkan dapat memberi sumbangan untuk memahami seting tersebut.
Menurut Corey (1986-1905) pembelajaran adalah suatu proses di mana lingkungan seseorang secara sengaja dikelola untuk memungkinkan ia turut serta dalam tingkah laku tertentu dalam kondisi – kondisi khusus atau menghasilkan respons terhadap situasi tertentu.
Pembelajaran mengandung arti setiap kegiatan yang dirancang untuk membantu seseorang mempelajari suatu kemampuan dan atau nilai yang baru. Proses pembelajaran pada awalnya meminta dosen/guru untuk mengetahui kemampuan dasar yang dimiliki oleh peserta didik meliputi kemampuan dasarnya, motivasinya, latar belakang akademiknya, latar belakang sosial ekonominya, dan lain sebagainya. Kesiapan dosen/guru untuk mengenal karaktersitik peserta didik daam pembelajaran merupakan modal utama penyampaian bahan belajar dan menjadi indikator susksesnya pelaksanaan pembelajaran.